Mei 6, 2010 Ibu
Jika kau menagih baktiku
itu sudah kupersembahkan ibu
waktu hidup yg tak kubiarkan beku
itulah tanda baktiku kepadamu
gula dan teh memang belum kuberikan
tetapi nilai hidup adakah di dalam nasi semata
apakah anak adalah tabungan
bisa sesuka hati dipecah kapan saja
apakah kelahiran cuma urusan untung dan laba
tumpukan budi yg harus dibayar segera
jalan mana yg harus ditempuh anak
juga bukan yg bisa dan sudah dipilih
oleh yg berjalan itu sendiri?
Tag:Cinta
- 33komentar
- Posted under Curhat, Renungan
Permalink #
rose
berkata
semoga dapat menjadi anak yang sholih dan sholihah yaa…
Permalink #
ilham
berkata
oke mbak rose
Permalink #
firdausfarisqi
berkata
peran seorang Ibu (orangtua) adalah peran yang akan dijalani oleh hampir semua umat manusia, jadi menurut saya tidak selayaknya orangtua terlalu menuntut kepada anaknya karena alasan balas budi,karena suatu saat si anak juga akan menjalani peran sebagai orangtua…ini adalah sebuah siklus kehidupan
Permalink #
ilham
berkata
siklus kehidupan,kata-kata yang mengena mas.
Permalink #
Erdien
berkata
Sayangnya pengabdian terhadap Ibu sebesar apapunpengabdian itu tak akan pernah sebanding dengan pengorbanannya buat anak-anaknya
Permalink #
ilham
berkata
memang begitu mas
Permalink #
iin syah
berkata
Sajak IBU mu adalah sesuatu yang ingin juga aku tuliskan sejak lama. tapi terkurung kebingungan dan kehilangan kata karena tak ingin dituding durhaka.
Sajak IBU mu membuatku terpana, terbata, dan tak tahu berkata apa.
Salam, semoga kita bisa berteman.
Permalink #
ilham
berkata
salam balik.
pas buat renungan tho?
Permalink #
adizone23
berkata
siap2 para2 cewek2 jadi IBU…hehe
salam kenal
Permalink #
ilham
berkata
salam kenal balik.
kalo gak salah ibu itu cewek semua bro
Permalink #
itsme
berkata
law cowok..nama nya bapak donkz
..hehehehhe..
Permalink #
ipul
berkata
jadi pengen pulang kampung nemuin ibu.tulisannya menyentuh mas
Permalink #
ilham
berkata
jauh dari ibu?
Permalink #
kawanlama95
berkata
salam hangat selalu , semoga sukses .ibu tak akan bisa jasa dibayar oleh apapun jadi kita sudah seharusnya berbakti.salam sehat selalu
Permalink #
ilham
berkata
salam hangat balik.
kodrat anak kepada ibu memang begitu
Permalink #
fitrimelinda
berkata
hmm…bakti kita kepada ibu ga akan pernah cukup..
Permalink #
ilham
berkata
sampai akhir khayat pokoknya
Permalink #
Ifan Jayadi
berkata
Kasih ibu sepanjang masa kasih anak sepanjang jalan
Permalink #
ilham
berkata
yupz,kodrat bro
Permalink #
idebagusku
berkata
ibu is no.1
Permalink #
ilham
berkata
makanya jangan seenaknya sama ibu.hehe
Permalink #
Sumartono
berkata
Jadi ingat pada ibuku yang sudah tiada.
Salam mas Ilham.
Permalink #
ilham
berkata
jadi gak enak
Permalink #
yoriyuliandra
berkata
Who should I give my love to, my respect, and my honor to… After Allah, and Rasulullah…
Permalink #
ilham
berkata
seep bro :p
Permalink #
delia4ever
berkata
Kita tidak bisa hitungan dengan Ibu kita.. karena apapun itu tidak akan sanggup membayar pengorbanannya….
Jadi kangen ibu..salam kenal ya
Permalink #
ilham
berkata
kamu juga ibu,mbak delia
Permalink #
Thomas
berkata
Jadi teringat almarhum ibu saya…..i miss her so!
Permalink #
ilham
berkata
wah maaf kalo mengingatkan gitu
Permalink #
Matt Wahyu
berkata
Kasih Ibu sepanjang masa … tak kan mungkin terbayar dengan apapun
Permalink #
ilham
berkata
seep bro
Permalink #
hafid wahyudi
berkata
ooohhhh emakkuu yang ku tinggal jauh disana…ku merantau jauh jauh merantau nan jauh dimato… oh emakku ijinkanlah ku menulis blog ini…supaya ilham jatuh kepangkuanku…oh emakku oh…
Permalink #
Nia
berkata
. speechless soal ibu . tag bisa diungkapin dengan kata2 …