Mei 5, 2010 Kenapa Tak Boleh Pakai Jilbab?
Ada seorang teman saya, suatu hari terpanggil untuk memakai jilbab. Karena hatinya sudah tetap dan merasa yakin, pergilah ia ketoko pakaian utnuk membeli baju muslim lengkap bersama jilbab dengan berbagai model (maklum teman saya itu stylish sekali), kemudian ia pulang ke rumah dengan hati suka cita dengan harapan untuk menjadi muslimah seutuhnya.
Sesampainya di rumah, dengan bangga dia mengenakan jilbabnya. Ketika dia keluar dari kamarnya, bapak dan ibunya langsung menjerit. Mereka murka bukan main dan meminta agar anaknya segera melepaskan jilbabnya.
TEman ku itu tentu merasa terpukul sekali…bayangkan sendiri deh coba: Ayah ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan jilbab…
Teman ku ini mencoba berpegang teguh pada keputusannya akan tetapi ayah ibunya mengancam akan memutuskan hubungan orang-tua dan anak bila ia berkeras.Dia tidak akan diaku anak selamanya bila tetap mau menggunakan jilbab.
Teman ku menangis sejadi-jadinya. Dia merasa menjadi anak yang malang sekali nasibnya.
Tidak berputus asa, dia meminta paman dan bibinya membujuk orang tuanya..tp setali tiga uang..mereka bahkan memandangnya dg sinis dan jijik. Bahkan teman-temannyapun satu persatu mulai menjauh dan menghindar darinya. Dia coba meminta guru tempatnya bersekolah untuk berbicara dengan orang tuanya. Ternyata sang guru pun menolak keinginan temen ku. Dia mencoba lagi berbicara dengan ustad dekat rumahnya untuk membujuk orangtuanya agar diizinkan memakai jilbab… hasilnya..?. .. Nolbesar..!! ! Sang ustad juga menolak mentah-mentah. Belum pernah rasanya teman ku dirundung duka seperti itu. apakah utnuk berjilbab sesukar ini?
Dia merasa betul2 sendirian di dunia ini. Tak ada seorang pun yang mau mendukung keputusannya untuk memakai jilbab. Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan cara terakhir yang sangat nekat dan membahayakan dirinya sendiri.
Dengan berurai airmata..dan terbata2 menahan berat beban di dada..TEman ku pun berkata pada orang tuanya..’Ayah dan ibu yang saya cintai. Saya tetap akan memakai jilbab ini. Kalau tidak diizinkan juga saya akan bunuh diri…!!’ Sejenak suasana menjadi hening. Ketegangan mencapai puncaknya dalam keluarga itu. Kedua orang tua itu memperhatikan dg tegang cemas sedih marah bercampur aduk..
Akhirnya sambil menghela napas panjang dgn berlinang air mata, si ayah pun berkata dengan lirih dan berat hati :
‘..Mbang..! Kalo kamu itu cewek.. terserah deh… kami tentu sangat bahagia.. Lha wong kamu itu laki-laki ..mosok mau pake jilbab?! Apa kata tetangga nanti….jangan gila deh Mbang ..pikirkan lg masak-masak keputusanmu itu Bambang anakku….
Waahhhh , serius banget mbacanya , he he he he………. . …
bambang… hehehee
Tag:Canda
- 19komentar
- Posted under Canda, Renungan
Permalink #
darucreepy
berkata
tetep aja kalo hatinya beda ama tampilannya….
kunjungi blog saya di http://darucreepy.wordpress.com. komentarnya juga……..
Permalink #
ilham
berkata
oke nantikan kedatangan saya
Permalink #
fitrimelinda
berkata
hihihihihi..ada2 aja…
Permalink #
catatanfb
berkata
jangan tersinggung ya yang pake jilbab,mbang…
Permalink #
masgiey
berkata
oalahhhhh aku kira beneran……. ternyata banyolan…
candaan bagus bos, lumayan buat ngilangin ketegangan
Permalink #
catatanfb
berkata
oke bos,trims dah mampir
Permalink #
Hafidz Collection
berkata
hehehe
http://www.hafidzcollection.wordpress.com
salam kenal semuanya isooooo aee
Permalink #
catatanfb
berkata
salam kenal balik mas.
Permalink #
sunflo
berkata
jangan-jangan bambang tuuuh…
Permalink #
ilham
berkata
iya memang bambang bro,bukan sunflo kok.
Permalink #
Ifan Jayadi
berkata
Aku pernah membaca komedi ini di blog lain lho, tetapi ditulis secara ringkas
Permalink #
ilham
berkata
saya dapet dari forumku
Permalink #
yoriyuliandra
berkata
Lucu sumpah…
pada awalnya udah simpatiiii bgt mo bilang kasihan dan ngasih semangat…
Owalah…
aje gileee…
Permalink #
ilham
berkata
ada yang ketipu juga ternyata.xixixixi
Permalink #
Aulia
berkata
walaupun sudah tegang bacanya, tapi kalau emang dia muslimah, jangan dilarang deh buat jilbab
Permalink #
ilham
berkata
bambang bukan muslimah bro
Permalink #
ghe
berkata
saya dah bisa nebak neh ceritanya..tapi kalo yang engga dijamin serius” baca pasti ujung” ketawa karena endingnya ngeselin…wakakakakak
Permalink #
ilham
berkata
santai bro buat nglemesin syaraf
Permalink #
Asop
berkata
Kalo belum pernah baca pasti ngakak…